oleh

Sosok Moeldoko di Mata Isfandiari Mahbub Djunaidi: Memiliki Sikap Kesetiakawanan dan Jiwa Sosial yang Tinggi

JAKARTA – Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PBNU Isfandiari Mahbub Djunaidi mengungkapkan karakter sosok Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal (Purn) Moeldoko.

Menurut Isfandiari, Moeldoko merupakan salah satu sosok yang memiliki sikap kesetiakawanan serta memiliki jiwa sosial yang tinggi.

“Pak Moeldoko merupakan sosok yang memiliki jiwa sosial yang tinggi dan punya sikap kesetiakawanan,” ujar Isfandiari saat menghadiri acara halal bi halal anak Betawi Tanah Abang di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Rabu 25 Mei 2022.

Anak sastrawan besar sekaligus tokoh NU Mahbub Djunaidi tersebut membeberkan sikap dan karakter Moeldoko untuk menjawab pertanyaan dari beberapa tokoh Tanah Abang tentang sosok mantan Panglima TNI tersebut.

Sebelumnya, salah satu tokoh masyarakat Betawi Tanah Abang mengkonfirmasi kabar kedekatan Isfandiari Mahbub Djunaidi dengan Kepala KSP Jenderal (Purn) Moeldoko.

Menurut Isfandiari, dirinya bertemu dan berkomunikasi dengan Moeldoko saat membawa Masyarakat Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) bersilaturahmi dengan Moeldoko.

“Saat ini, nilai-nilai kesetiakawanan dan rasa solidaritas itu sangat dibutuhkan untuk bisa menyelesaikan berbagai persoalan di Indonesia,” ungkapnya.

Isfandiari mengatakan, salah satu bukti Moeldoko miliki jiwa sosial yang tinggi adalah dibangunnya Masjid Moeldoko di Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

“Selain itu, Pak Moeldoko juga mendirikan Moeldoko Center yang bergerak di bidang sosial budaya, ekonomi dan pemuda,” tuturnya.

Dirinya juga mengungkapkan, sosok Moeldoko memiliki rekam jejak yang cukup baik dalam membantu masyarakat daerah.

“Saya mendapatkan cerita dari Masyarakat Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) bahwa Pak Moeldoko banyak membantu mereka khususnya terkait tanah adat,” terangnya.

Isfandiari Mahbub Djunaidi merupakan salah satu tokoh muda Tanah Abang yang saat ini duduk sebagai Wasekjen PBNU.

Dirinya juga merupakan anak dari salah satu tokoh jurnalis di Indonesia yang juga sastrawan Indonesia, Mahbub Djunaidi