oleh

Deklarasi Petani Nusantara: Rancang Model Desa Agrowisata, Salurkan Dukungan ke PKN

Seratusan petani yang berasal dari beberapa desa yang ada di Kabupaten Bogor, mengorganisasikan diri untuk memperjuangkan aspirasi mereka. Di Desa Sirnajaya, Kecamatan Sukamakmur, para petani tersebut mendeklarasikan Perkumpulan Pemuda Tani Nusantara, yang disingkat Petani Nusantara.

Deklarasi dilaksanakan pada Jumat (18/02/2022). Selain deklarasi, perkumpulan ini juga mengangkat Bobby Triadi, yang juga Wakil Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), sebagai Ketua Umum Petani Nusantara. Deklarasi ini juga dihadiri oleh Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Gede Pasek Suardika, beserta para pengurus DPP PKN.

Dalam deklarasi tersebut, Ketua Umum Pimpinan Nasional PETANI Nusantara Bobby Triadi menyatakan bahwa perkumpulan ini menitipkan nasib petani kepada Ketua Umum PKN Gede pasek Suardika yang disaksikan oleh 120 anggota PETANI Nusantara yang berasal dari beberapa desa di Kecamatan Sukamakmur, di Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor juga anggota PETANI Nusantara dari Desa Karangmulya, Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bogor.

“Sesuai dengan jargon kami (Petani Kaya, Nusantara Kuat), kepada Ketua Umum PKN, Bapak Gede Pasek Suardika, kami titipkan nasib para petani di nusantara. Karena kami yakin PKN nantinya akan lolos ke Senayan dan bisa memperjuangkan nasib para petani. Bukan tidak mungkin petani bisa kaya, asal benar-benar diperjuangkan, maka suatu saat nanti saya yakin petani akan bisa benar-benar sejahtera dan benar-benar dapat berdiri di atas kaki sendiri,” ujar Bobby Triadi dalam sambutannya.

Selain itu, PETANI Nusantara juga sedang merancang model Desa Agrowisata percontohan di Kecamatan Sukamakmur dan program kegiatan pasca panen untuk mengantisipasi anjloknya harga-harga produk pertanian di saat masa panen.

“Di Sukamakmur ini alamnya sangat indah, banyak hal-hal yang bisa dikembangkan dengan cara-cara kreatif. Kita akan coba kembangkan model Desa Agrowisata yang nantinya para petani bisa memanfaatkan lahannya sebagai tempat berwisata, tapi tetap bisa menikmati hasil panennya. Dan Insya Allah, petani di wilayah ini nantinya bisa terlepas dari ketergantungan terhadap tengkulak,” tambahnya.

Sejalan dengan pemikiran tersebut, dalam pidatonya, Ketua Umum PKN Gede Pasek Suardika (GPS) juga menyampaikan bahwa petani di wilayah Kecamatan Sukamakmur jangan hanya bergantung pada hasil panen. Menurutnya, para petani juga harus bisa memanfaatkan lahannya sebagai lahan pariwisata sehingga bisa menambah pendapatan sambil menunggu masa panen.

“Jangan sekedar menanam, lalu menunggu panen. Petani juga harus bisa berpikir kreatif untuk memanfaatkan lahannya sebagai tempat berwisata bagi orang kota untuk menghabiskan uangnya. Ini nanti teman-teman PETANI Nusantara coba pikirkan konsep dan pengembangannya, termasuk pengolahan pasca panen untuk mengantisipasi anjloknya harga pertanian dimasa panen. Sehingga harga hasil pertanian yang anjlok dipasaran, bisa tetap memiliki harga yang tinggi dengan sentuhan kreatifitas,” ujar Gede Pasek Suardika dalam sambutannya.

GPS juga meminta dukungan dan do’a dari para anggota PETANI Nusantara, agar Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) dapat lolos ke Senayan sehingga dapat memperjuangkan nasib para petani.

“Dengan dukungan dan do’a dari bapak-bapak dan ibu-ibu, maka PKN akan lolos ke Senayan. Sehingga nanti kita bisa berjuang bersama untuk kesejahteraan petani. Nanti saya akan tunjuk khusus orang di Komisi IV agar bisa fokus memperjuangkan kesejahteraan petani,” tambahnya.

Hadir pada acara deklarasi tersebut jajaran Pimpinan Nasional PKN, Ketua Pimpinan Daerah PKN Jawa Barat Lukman Malanuang beserta jajarannya dan Ketua Pimpinan Cabang PKN Kabupaten Bogor Delf Morcee Subekti beserta jajarannya. Begitu pula jajaran Perempuan Pertiwi Nusantara.(*)