oleh

Halte Sungai Kaltim via APBN Siap Difungsikan, Irwan: Tolong Manfaatkan Untuk Masyarakat

Angkutan Sungai di Kalimantan masih menjadi mayoritas konektivitas antar wilayah, sehingga diperlukan beberapa Halte Sungai untuk menunjang sarana dan prasarana penunjang angkutan ini. Pada tahun anggaran 2021 telah terbangun 9 halte sungai di Bumi Etam, salah satunya di Muara Pahu, Kabupaten Kutai Barat, Kaltim.

Halte sungai tersebut saat bisa difungsikan, setelah diresmikan oleh Anggota Komisi V DPR RI Irwan. Acara tersebut digelar secara sederhana dan dihadiri pejabat Kementerian Perhubungan RI yakni Kasubdit Lalin Transportasi Sungai, Danau dan Pemyeberangan Bambang Siswoyo, Kepala Balai Transportasi Darat Wilayah XVII Kaltim-Kaltara Muiz Thohir. Pun juga kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kutai Barat.

“Lewat aspirasi saya, alhamdulillah telah terbangun 9 halte sungai di Kaltim. Muara Pahu salah satunya yang saya resmikan ini,” kata Irwan dalam sambutannya, Sabtu (23/7/2022). Ia pun menegaskan kehadiran halte sungai ini merupakan wujud rasa keadilan anggaran khususnya APBN terhadap masyarakat Kutai Barat khususnya Muara Pahu.

“Saya hadirkan negara di Muara Pahu saat ini. Tak hanya Halte sungai. Juga program pemerintah pusat lain bersumber APBN seperti padat karya BSPS atau rumah layak huni, Sanitasi Desa, dan PISEW dari Kementerian PUPR,” serta Legislator fraksi Partai Demokrat ini.

Sementara itu, Kepala Balai Transportasi Darat Wilayah XVII Kaltim-Kaltara Muiz Thohir menjelaskan Halte sungai ini merupakan saran vital dalam transportasi sungai, khususnya sungai Mahakam ini. “Saya sudah melakukan beberapa survei lokasi sepanjang Mahakam sejak Mahulu hingga ke Kubar. pelayaran sungai masih menjadi mayoritas, sehingga banyak diperlukan halte-halte sungai lainnya,” jelas Muiz.

Muiz juga berharap dukungan DPR atas rencana pembangunan halte sungai ini, sepinggan banyak lokasi juga akan dibangun serupa. “Mohon dukungan pak Irwan, agar Halte Sungai di Kaltim, semakin banyak dibangun,” demikian mantan Kepala BTPD Bali-NTB ini. (skr/aha)